Weka Swasti
  • Home
  • Lifestyle
    • Opinion
    • Better Life
    • Beauty and Style
    • Movies
    • Books
  • Career
  • Motherhood
  • Writing and Fiction
    • Writing
    • Fiction
    • Poems

https://www.pexels.com/photo/woman-reading-book-to-toddler-1741231/


Bahagianya memiliki buah hati yang sedang bertumbuh, ya. Masa-masa memeluknya di dekapan kita tidak akan berlangsung lama. Percayalah Parents, Anda akan sangat merindukan itu saat si kecil telah bertumbuh semakin besar, saat dia memiliki dunianya sendiri, lalu memilih bermain bersama teman-temannya dan menjadi dewasa.

0
Share

Sumber gambar: pexels.com


Selamat Idulfitri untuk kaum muslim!

Tahun ini lagi-lagi kita tidak mendapat liburan panjang untuk merayakan hari yang suci. Di tahun-tahun lalu, liburan panjang Idulfitri sangat dinanti-nanti oleh masyarakat di negara ini,  terutama bagi yang tinggal berjauhan dengan keluarganya. Fasilitas transportasi umum selalu dipenuhi oleh penumpang. Tiket perjalanan telah dipesan jauh-jauh hari sebelumnya untuk mencegah kehabisan. Stasiun sangat sesak, bandara sungguh ramai, terminal padat pengunjung. Pelabuhan pun demikian, kapal masih menjadi transportasi pilihan. Pulang ke kampung halaman menemui orangtua, dan dapat mencium tangan mereka, bukankah itu sesuatu yang puitis?

0
Share


Herlina P. Dewi, founder Stiletto Group 
dan penulis buku Entrepreneur Talks: Tujuh Strategi Mengembangkan Bisnis

Pandemi Covid 19 yang masih terus berlanjut hingga saat ini, telah mengubah kehidupan banyak orang di dunia termasuk di bidang perekonomian. Situasi ini dapat menggerakkan para generasi milenial untuk memulai wirausaha. Menariknya menjadi wirausahawan, kitalah yang menjadi bosnya. Memiliki kebebasan untuk mengembangkan passion, memilih partner bekerja, menentukan waktu dan tempat bekerja, dan kebebasan finansial. Apakah itu impianmu juga? So, let’s live the dream!

1
Share


Pandanganku buram ketika aku merasakan benturan keras di pelipisku. Aku memejamkan mata, lalu terngiang jelas di telingaku sebuah lagu indah mengalun.

Beautiful girl wherever you are
I knew when I saw you you had opened the door

1
Share

https://unsplash.com/


"Akankah hujan datang?" Aku bertanya padamu yang berjalan mendahuluiku dengan kepala tertunduk, menyembunyikan wajah penuh minyak dan matamu yang sayu.

"Iya, tapi tidak hari ini," jawabmu tanpa melihat padaku.

"Kenapa?" Aku berteriak agar mendapat perhatianmu.

Kamu diam saja, tak mau berhenti melangkah. Ah, kamu memang selalu begitu.

Aku berlari berusaha menjajarimu. "Hei, mari kita berpura-pura kalau hujan akan datang hari ini!"

Kamu berhenti tiba-tiba sehingga aku menabrakmu, wajahku terbentur punggungmu. Kamu menoleh menatapku, dan matamu rasanya sedang berkata, “Kamu hanya akan menipu dirimu sendiri!” Lalu kamu melangkah lagi, berbelok ke kanan. Membiarkanku di belakang.
0
Share
“Aku dapat merasakan bibirku menyunggingkan senyum. Senyum satire. Hatiku getir. Lidahku terasa pahit. Kupejamkan mata begitu erat hingga bulu-buku mataku basah oleh air mata.”

FreeTalk dengan penulis bisa dibaca di sini

Judul: Lara
Penulis: Sybill Affiat
Editor: Weka Swasti
Proof Reader: Herlina P. Dewi
Desain Cover: Theresia Rosary
Layout Isi: Sindy Fatika
Tebal: 234 halaman
ISBN: 978-602-7572-38-6
Penerbit: Stiletto Book

Blurb :

"L-a-r-a? Tolong aku?!"

Tampilan layar komputer memunculkan sosok perempuan yang berwajah putih pucat. Rambut panjang kusut masai menutup sebagian wajahnya yang semakin mendekat, hingga hanya tampak sepasang mata yang terus menatap dengan sorot dingin dan hampa. Lara menjerit sekencang-kencangnya dan menutup komputernya dengan sekali empasan.

Namaku Larashinta. Panggil aku Lara.

Aku benar-benar tak mampu lagi menyangkal perasaan aneh yang semakin berat menggelayuti hati dan pikiran. Aku merasa seperti mengambang dan tidak berada di dalam kehidupanku. Aku bahkan tidak bisa mengingat jadwal kuliah dan tugas-tugasku. Aku benar-benar terasing, seolah hidup sendirian di dunia ini. Aku tidak bisa bertemu dengan sahabat dan teman-temanku, aku juga tidak bisa mengobrol santai dengan Mbak Saras, kakakku.

Situasi ini membuatku frustrasi. Rasanya bagaikan berjalan di atas bumi yang kehilangan daya gravitasi. Segala usaha yang aku lakukan untuk menjejakkan kaki di atas daratan terasa sia-sia. Apa yang sebenarnya terjadi padaku?



Mendapatkan kesempatan mengedit novel LARA yang ditulis oleh Mbak Sybill Affiat (aku menyukai novel Mbak Sybill sebelumnya,  Apartemen 666), merupakan kebahagiaan buatku. Yes, ini adalah cerita dengan genre favoritku. Dark drama. Apalagi cerita ini ternyata menyerempet ke misteri, dengan ketegangan yang juga diberikan oleh cerita horor. Perfect!

3
Share


 Sinopsis bisa dibaca di sini

“Kita lihat aja ntar, siapa yang akan dipilih Bastian,” kata Sammy sengit.
“Elo mau saingan? Sama gue?” Raisa benar-benar tidak habis pikir. Bersaing dengan seorang gay? Yang benar saja!

Tiga hari sejak aku bekerja sebagai editor di penerbit buku Stiletto Book, email redaksi yang menjadi tanggung jawabku mendapatkan kiriman naskah dari Gunan Ariani, berjudul This Guy is Mine. Judulnya lucu, pikirku waktu itu. Aku segera mendata naskahnya dan masuk ke dalam daftar antrean evaluasi naskah. Yes, it’s very  long list. I’ll tell you something, membaca kiriman naskah dari para penulis dan mengambil keputusan apakah sampel 30 halaman naskah berpotensi untuk diterbitkan adalah pekerjaan yang menurutku keren banget (it’s a part of my dreams) sekaligus berat banget.

0
Share
Postingan Lebih Baru Beranda

About & Contact







Weka Swasti
facebook twitter instagram pinterest Bloglovin linkedin

Popular Posts

  • Jangan Resign! Lakukan Ini di Lingkungan Kerja yang Toxic
    Persaingan di dunia kerja sangatlah ketat. Setiap orang yang bekerja terutama perempuan hampir selalu dihadapkan pada situasi sulit yang mem...
  • Cara Menyenangkan Mendongeng untuk Anak di Rumah
    Sejak kecil, saya adalah anak yang suka mendengarkan dongeng. Orangtua, Nenek, dan Kakek merupakan para pendongeng bagi saya dan adik peremp...
  • FRAGMEN LANGIT JINGGA
          Senja datang tak malu-malu Lalu pergi menghilang  Meninggalkanmu termangu Terbelit kata-kata  ambigu
Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © 2015 Weka Swasti

Created By ThemeXpose