Jangan Resign! Lakukan Ini di Lingkungan Kerja yang Toxic




Persaingan di dunia kerja sangatlah ketat. Setiap orang yang bekerja terutama perempuan hampir selalu dihadapkan pada situasi sulit yang membuatnya merasa tidak nyaman di tempat kerja. Tingkat kesulitan pekerjaan, lingkungan kerja, rekan ataupun atasan yang toxic. Sering kali tantangan-tantangan tersebut menguras emosi. Kalau Anda memilih untuk memendam perasaan, hati-hati karena itu bisa menjadi bom waktu. 


Memang benar, kebahagiaan lebih utama. Jadi kalau ada pilihan karier lain yang lebih baik tidak ada salahnya untuk diambil. Tapi pekerjaan baru juga belum tentu tidak akan ada masalah, kan. Lagi pula, bagaimana jika belum ada peluang lain yang bisa Anda ambil? Sayang juga melepaskan pekerjaan saat ini kalau sebenarnya pekerjaan sekarang adalah pekerjaan impian. Atau mungkin gaji tinggi yang Anda terima sekarang belum tentu bisa didapatkan di tempat lain. 


Sebelum buru-buru memutuskan resign, yuk, coba lakukan langkah-langkah berikut. Alih-alih melepaskan pekerjaan yang sekarang, bisa jadi Anda malah dapat promosi.



1.     Bersikap Tegas

  

Kalau Anda belum terbiasa, bersikap tegas bisa jadi sesuatu yang cukup sulit. Tapi jangan khawatir, karena Anda bisa melatihnya. Bersikaplah tenang saat merespons setiap hal supaya Anda mampu berpikir jernih sehingga tahu kapan harus mengatakan “tidak”. Jika ada rekan kerja yang bergosip, Anda diberikan tugas yang mengharuskan selalu lembur, hingga pelecehan di tempat kerja, tegaslah untuk berkata “tidak”. Mereka pasti akan berpikir ulang untuk melakukan sesuatu yang merugikan rekan kerjanya.


 

2.     Berani Berpendapat

   

Kalau selama ini Anda diam saja dan pasrah menerima keputusan apa pun di dalam sebuah rapat atau forum yang melibatkan, sekarang saatnya Anda berani berpendapat. Kalau Anda merasa ada masalah dalam pekerjaan, bisa Anda sampaikan agar mendapat penyelesaian. Lebih baik lagi kalau Anda dapat memberikan ide atau solusi juga. Mungkin Anda merasa  pendapat Anda terkesan remeh, tapi bisa jadi apa yang Anda sampaikan justru mewakili rekan-rekan kerja lainnya. Tak usah terlalu khawatir pada penilaian orang lain.


 

3.     Mengembangkan Diri 

 

Tentunya banyak sekali yang bisa Anda pelajari dalam bidang pekerjaan yang sedang Anda. Asah terus kemampuan dalam melakukan pekerjaan yang masuk dalam job desc dan kuasai kemampuan lain yang akan membuat terus berkembang, baik yang terkait dengan pekerjaan maupun tidak. Meskipun Anda bekerja di dalam laboratorium, tidak ada salahnya mempelajari public speaking. Mungkin Anda tertarik melakukan hal-hal baru di luar pekerjaan atau mengembangkan bakat terpendam? Siapa tahu bisa jadi penghasilan tambahan. 


 

4.     Bersosialisasi

  

Bersosialisasi dengan teman-teman kerja sangat penting supaya Anda tidak merasa sendiri di tempat kerja. Bisa jadi Anda akan menemukan orang-orang yang saling mendukung satu sama lain. Hindarilah menjelekkan rekan kerja lain karena itu akan menjadi bumerang. Temukan mentor yang akan membuat karier berkembang. Bersosialisasi di luar kantor juga sangat penting karena kehidupan tidak hanya melulu di dunia kerja, kan. Bergabung dalam komunitas yang memiliki hobi sama, mengenal teman baru di luar kantor, juga dapat menghilangkan rasa jenuh di tempat kerja. Mengenal banyak orang akan memperluas pengetahuan agar tidak mudah dipengaruhi oleh orang-orang berpikiran sempit di tempat Anda bekerja yang berusaha menjatuhkan.

 

Itulah yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi tantangan-tatangan di tempat kerja. Jangan menyerah ya! Namun jika tempat Anda bekerja saat ini terasa tidak kondusif melampaui batas prinsip Anda, dan ada peluang karier lain yang lebih sesuai dengan diri Anda, why not? Pastikan pekerjaan Anda yang baru telah melalui pertimbangan dalam memilih pekerjaan. Apa saja pertimbangan itu? Baca artikel 5 Pertimbangan dalam Memilih Pekerjaan ya!






Weka Swasti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar